- PEMERIKSAAN IGNITION SWITCH
Pemeriksaan hubungan ignitions suitch
dilakukan dengan cara :
Ø memeriksa acc yaitu posisi selektor dalam posisi Ω hubungkan terminal (+) avo meter ke terminal (B) Ignition switch dan (-) avo ke terminal acc ignition switch.
Ø memeriksa IG yaitu posisi selektor dalam posisi Ω hubungkan terminal (+) avo meter ke terminal (B) Ignition switch dan (-) avo ke terminal IG ignition switch.
Ø Memeriksa star yaitu posisi selektor
dalam posisi Ω hubungkan terminal (+)
avo meter ke terminal (B) Ignition switch dan (-) avo ke terminal ST ignition
switch.
- PEMERIKSAAN MAIN SWITCH
pemeriksaan main switch dilakukan
dengan cara memutarkan kunci kontak pada arah masing-masing kaidah standar
kunci kontak (LOCK, ACC, ON, START)
- PEMERIKSAAN FUSE
pemeriksaan fuse dilakukan dengan
cara menghubungkan kedua kabel test ke masing-masing terminal fuse.
- PEMERIKSAAN KOMPONEN LAMPU KEPALA
a. Bola lampu
lampu kepala yang masih hidup biasanya keadaan
filamennya masih saling berhubungan satu sama lain, oleh karena itu lampu yang
mati yaitu sebaliknya dari keadaan filamen lampu hidup, yaitu filamen tidak
berhubungan antara konduktor penerus arus. Pemeriksaan keadaan lampu kepala
dilakukan dengan cara menggunakan batteray dan juga bisa menggunakan avo
metter. Pemeriksaan lampu dengan battery yaitu dengan cara menghubungkan antara
terminal sumber arus batterey ke terminal lampu, dan untuk pemeriksaan lampu dengan
AVO metter yaitu dilakukan dengan cara menghubungkan kedua kabel tester ke
terminal lampu kondisi selektor avo dengan keadaan posisi Ω (ohm).
b. Relay
untuk memeriksa relay pada dasarnya penulis menggunakan AVO metter dan batteray yaitu dilakukan dengan cara menghubungkan kabel tester ke terminal 87 dan 30 dan posisi selektor dalam posisi Ω (ohm), sedangkan terminal 85 dan 86 ke sumber arus yaitu batteray.
- PEMERIKSAAN KOMPONEN LAMPU TANDA BELOK
a. Bola lampu
Pemeriksaan bola lampu tanda belok sama dengan pemeriksaan bola lampu kepala di atas hanya saja perbedaanya untuk lampu kepala double filamen, sedangkan pada lampu tanda belok hanya satu filamen.
b. Lampu indikator
Sama dengan pemeriksaan lampu tanda belok serta lampu kepala. Pada lampu indikator hanya bentuknya serta volumenya yang berbeda.
c. Flasher
pemeriksaan flaser dilakukan dengan cara menggunakan avo metter yaitu
posisi selektor dalam posisi Ω (ohm) dan kedua kabel tester dihubungkan ke
terminal X dan L pada flaser.
Jika flaser baik dengan pengukuran AVO metter maka periksa kembali dengan menggunakan lampu serta kabel, karena flaser terkadang baik dengan pemeriksaan AVO sedangkan pake lampu terkadang baik. Yang lebih akurat biasanya pemeriksaan flaser yaitu dengan menggunakan battery dan lampu yang sesuai dengan kondisi flaser.
- PEMERIKSAAN LAMPU BELAKANG DAN LAMPU REM
a. Bola lampu
Pemeriksaan sama dengan pemeriksaan bola lampu kepala, tanda belok, indikator.
b. breake switch
pemeriksaan Breake switch dengan menggunakan
AVO metter yaitu dengan menghubungkan kabel tester ke kabel breake switch,
breake switch dalam keadaan tidak tertekan.
- PEMERIKSAAN WIPER
a. Dinamo wiper
pemeriksaan wiper
dilakukan dengan cara menggunakan battery yaitu hubungkan (+) battery ke (+)
motor wiper dan (-) battery ke masa wiper.
b. Weser
pemeriksaan motor
weser dilakukan dengan cara menggunakan battery yaitu hubungkan (+) battery ke
(+) motor weser dan (-) battery ke masa weser.
c. Klakson
pemeriksaan klakson
dilakukan dengan cara menggunakan battery yaitu hubungkan (+) battery ke (+)
klakson dan (-) battery ke (-) klakson.
- PEMERIKSAAN KABEL
memeriksa kabel dengan
avo metter yaitu hubungkan kabel tester ke masing-masing ujung kabel dengan
keadaan selektor dalam posisi Ω (ohm).
- MERANGKAI SISTEM KELISTRIKAN BODI
Ø Rangkaian lampu kepala
|
1 |
lampu kepala kiri |
|
2 |
lampu kepala kanan |
|
3 |
Relay lampu kiri |
|
4 |
Relay lampu kanan |
|
5 |
saklar kombinasi |
|
6 |
switch |
|
7 |
fuse |
|
8 |
fusible link |
|
9 |
batteri |
|
30 |
positif battery |
|
56 |
Saklar utama |
|
56 a |
relay lampu kiri |
|
56 b |
relay lampu kanan |
|
85 |
Switch kombinasi |
|
86 |
Masa |
|
87 |
Beban |
Ø Rangkaian lampu tanda belok
Ø Rangkaian lampu rem
Ø Rangkaian wiper.
Ø Rangkaian klakson
Ø Rangkaian lampu mundur
Ø Rangkaian lampu kota
RANGKAIAN KELISTRIKAN BODI
- PENGUJIAN SISTEM KELISTRIKAN BODI
Setelah semua rangkaian dirangkai dengan baik, pengujian dilakukan dengan cara meng ON kan masing masing saklar dari masing-masing rangkaian tertentu.