Type Here to Get Search Results !

SISTEM KELISTRIKAN BODI

 

  1. PEMERIKSAAN IGNITION SWITCH

Pemeriksaan hubungan ignitions suitch dilakukan dengan cara :

Ø  memeriksa acc yaitu posisi selektor dalam posisi Ω  hubungkan terminal (+) avo meter ke terminal (B) Ignition switch dan (-) avo ke terminal acc ignition switch.

Ø  memeriksa IG yaitu posisi selektor dalam posisi Ω  hubungkan terminal (+) avo meter ke terminal (B) Ignition switch dan (-) avo ke terminal IG ignition switch.

Ø  Memeriksa star yaitu posisi selektor dalam posisi Ω  hubungkan terminal (+) avo meter ke terminal (B) Ignition switch dan (-) avo ke terminal ST ignition switch.

  1. PEMERIKSAAN MAIN SWITCH

pemeriksaan main switch dilakukan dengan cara memutarkan kunci kontak pada arah masing-masing kaidah standar kunci kontak (LOCK, ACC, ON, START)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. PEMERIKSAAN FUSE

pemeriksaan fuse dilakukan dengan cara menghubungkan kedua kabel test ke masing-masing terminal fuse.

 

 

 

 

 

 

  1. PEMERIKSAAN KOMPONEN LAMPU KEPALA

a.       Bola lampu

lampu kepala yang masih hidup biasanya keadaan filamennya masih saling berhubungan satu sama lain, oleh karena itu lampu yang mati yaitu sebaliknya dari keadaan filamen lampu hidup, yaitu filamen tidak berhubungan antara konduktor penerus arus. Pemeriksaan keadaan lampu kepala dilakukan dengan cara menggunakan batteray dan juga bisa menggunakan avo metter. Pemeriksaan lampu dengan battery yaitu dengan cara menghubungkan antara terminal sumber arus batterey ke terminal lampu, dan untuk pemeriksaan lampu dengan AVO metter yaitu dilakukan dengan cara menghubungkan kedua kabel tester ke terminal lampu kondisi selektor avo dengan keadaan posisi Ω (ohm).

b.      Relay

 untuk memeriksa relay pada dasarnya penulis menggunakan AVO metter dan batteray yaitu dilakukan dengan cara menghubungkan kabel tester ke terminal 87 dan 30 dan posisi selektor dalam posisi Ω (ohm), sedangkan terminal 85 dan 86 ke sumber arus yaitu batteray.

 

  1. PEMERIKSAAN KOMPONEN LAMPU TANDA BELOK

a.      Bola lampu

Pemeriksaan bola lampu tanda belok sama dengan pemeriksaan bola lampu kepala di atas hanya saja perbedaanya untuk lampu kepala double filamen, sedangkan pada lampu tanda belok hanya satu filamen.

b.      Lampu indikator

Sama dengan pemeriksaan lampu tanda belok serta lampu kepala. Pada lampu indikator hanya bentuknya serta volumenya yang berbeda.

c.       Flasher

   pemeriksaan flaser dilakukan dengan cara menggunakan avo metter yaitu posisi selektor dalam posisi Ω (ohm) dan kedua kabel tester dihubungkan ke terminal X dan L pada flaser.

Jika flaser baik dengan pengukuran AVO metter maka periksa kembali dengan menggunakan lampu serta kabel, karena flaser terkadang baik dengan pemeriksaan AVO sedangkan pake lampu terkadang baik. Yang lebih akurat biasanya pemeriksaan flaser yaitu dengan menggunakan battery dan lampu yang sesuai dengan kondisi flaser.

 

  1. PEMERIKSAAN LAMPU BELAKANG DAN LAMPU REM

a.       Bola lampu

Pemeriksaan sama dengan pemeriksaan bola lampu kepala, tanda belok, indikator.

b.      breake switch

pemeriksaan Breake switch dengan menggunakan AVO metter yaitu dengan menghubungkan kabel tester ke kabel breake switch, breake switch dalam keadaan tidak tertekan.

 

  1. PEMERIKSAAN WIPER

a.      Dinamo wiper

pemeriksaan wiper dilakukan dengan cara menggunakan battery yaitu hubungkan (+) battery ke (+) motor wiper dan (-) battery ke masa wiper.

b.      Weser

pemeriksaan motor weser dilakukan dengan cara menggunakan battery yaitu hubungkan (+) battery ke (+) motor weser dan (-) battery ke masa weser.

 

c.       Klakson

  pemeriksaan klakson dilakukan dengan cara menggunakan battery yaitu hubungkan (+) battery ke (+) klakson dan (-) battery ke (-) klakson.

 

  1. PEMERIKSAAN KABEL

memeriksa kabel dengan avo metter yaitu hubungkan kabel tester ke masing-masing ujung kabel dengan keadaan selektor dalam posisi Ω (ohm).

  1. MERANGKAI SISTEM KELISTRIKAN BODI

Ø  Rangkaian lampu kepala

1

lampu kepala kiri

2

lampu kepala kanan

3

Relay lampu kiri

4

Relay lampu kanan

5

saklar kombinasi

6

switch

7

fuse

8

fusible link

9

batteri

30

positif battery

56

 Saklar utama

56 a

relay lampu kiri

56 b

relay lampu kanan

85

Switch kombinasi

86

Masa

87

Beban

Ø  Rangkaian lampu tanda belok

 

Ø  Rangkaian lampu rem

 

 

 

 

 

 

 

 

Ø  Rangkaian wiper.

Ø  Rangkaian klakson

 

 

 

Ø  Rangkaian lampu mundur

 

Ø  Rangkaian lampu kota

 

 

 

 

 

 

RANGKAIAN KELISTRIKAN BODI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. PENGUJIAN SISTEM KELISTRIKAN BODI

Setelah semua rangkaian dirangkai dengan baik, pengujian dilakukan dengan cara meng ON kan masing masing saklar dari masing-masing rangkaian tertentu.

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.